Desa Pabelan kembali menunjukkan prestasi membanggakan di bidang perikanan dengan terselenggaranya kegiatan seremonial panen perdana ikan lele hasil budidaya sistem bioflok. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan budidaya ikan air tawar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dilaksanakan oleh Koperasi Desa Merah Putih Pabelan.
Acara panen perdana ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Magelang, Camat Mungkid, Kepala Desa Pabelan, pendamping perikanan Kecamatan Mungkid, perangkat desa, pengurus Koperasi Desa Merah Putih Pabelan, serta perwakilan lembaga desa.
Menariknya, panen lele ini sebenarnya telah memasuki tahap pertama sebelumnya. Namun, melihat keberhasilan Desa Pabelan dalam mengelola program bantuan dari KKP, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang secara khusus meminta diadakannya kegiatan seremonial sebagai bentuk apresiasi. Desa Pabelan dinilai sebagai salah satu desa yang paling berhasil dalam pelaksanaan program budidaya ikan air tawar sistem bioflok di Kabupaten Magelang.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib, diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari para tamu undangan, hingga puncak acara berupa simbolis panen ikan lele. Momen ini menjadi wujud nyata keberhasilan kerja sama antara pemerintah, pendamping, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor perikanan desa.
Program budidaya ikan lele dengan sistem bioflok sendiri dikenal sebagai metode yang efisien dan ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan produktivitas hasil perikanan dalam skala terbatas. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha budidaya perikanan sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan ini, Desa Pabelan tidak hanya berhasil meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga memperkuat peran koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Ke depan, diharapkan program serupa dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan warga.